Ini kali pertamanya aku ngisi pulsa AHA di counter, biasanya kan langsung ke gerai AHA-nya. Aku kan ambil paket yang ekonomis ya, truz aq isi deh pulsanya yang 100 ribu rupiah. Tadinya mau yang ngepas gitu, Rp. 80.000, eh ternyata gk ada nominal pulsa segitu tuh. So, aku isi yang Rp. 100.000, dan yes sukses pulsaku bertambah, namun ada masalah yaitu paket internetnya tidak aktif. Aku bingung. Akhirnya aku tanya ke tukang pulsa-nya, eh dia gk tau. Lalu aku tanya ke twitter @ahabroadband, katanya harus ngirim sms, tapi nomorku gk bisa ngirim sms. Aku masih berpikir keras pada saat itu #lebay.com. Akhirnya aku coba buka situs aha.co.id, yes bisa, kemudian aku unreg paket ekonomisnya, truz aku pilih paket ekonomis lagi, dan alhamdulillah yah akhirnya modemku bisa aktif lagi. Tapi, pulsaku dipotong Rp. 1000, gara-gara proses tersebut.
Hipotesis yang akan ku lakukan untuk bulan depan:
Ngisi pulsa AHA-nya sebelum masa aktif modem habis, coz aku pikir pulsa akan secara otomatis dipotong ketika masa aktifnya habis, dan akan aktif untuk 30 hari ke depannya. Semoga bener begitu.
Thursday, November 3, 2011
Monday, October 31, 2011
Jam-jam terakhir
Hari ini hari senin, 31 Oktober 2011, merupakan hari dimana masa aktif modemku akan berakhir. Hanya tinggal beberapa jam lagi saja.
Setelah saya lihat-lihat, ternyata bulan ini merupakan bulan curhat, dimana postingan pada bulan oktober di blog ini sebagian besar menceritakan uneg-uneg dari kehidupan pribadi saya.
Sampai jumpa lagi teman-teman. Jangan kapok ya berkunjung ke blog ini.
^_^
Setelah saya lihat-lihat, ternyata bulan ini merupakan bulan curhat, dimana postingan pada bulan oktober di blog ini sebagian besar menceritakan uneg-uneg dari kehidupan pribadi saya.
Sampai jumpa lagi teman-teman. Jangan kapok ya berkunjung ke blog ini.
^_^
Saturday, October 29, 2011
Mereka belajar pada saat Ujian
Aku bingung nih sama mereka, yang aku bingungkan itu tujuan mereka ikut bimbel apa sih??? Coba aja paz aku menjelaskan materi, siswa yang lain mah memperhatikannya, eh mereka mah malah ngobrol. Sempet aku berpikir, mungkin cara mengajarku kurang menarik bagi mereka. Oleh sebab itu, aku tunjukkan deh lagu asam basa, siapa tau mereka jadi lebih semangat dan memperhatikan apa yang aku jelaskan. Tapi apa hasilnya??? SAMA AJA, mereka tetap mengobrol.
Kemaren kan Try Out ya, nah kebetulan aku yang ngawas kelas mereka itu. Mau tau apa yang terjadi, tetep aja sih mereka kurang begitu peduli. Pada saat seperti itu sempet-sempetnya ngobrol, maenin HP, bahkan bercanda. Kalo nyontek sih udah biasa. Tapi setidaknya mereka nanya sana sini tuh sambil belajar juga, meskipun cara mereka salah. Tapi ketika mereka nanya ke aku, ya aku bilang aja gk tau, hehe.
Mudah-mudahan mereka bisa berubah. Kasihan ama kedua orang tuanya yang sudah kerja keras untuk membiayai pendidikan mereka. Hmmh..
Kemaren kan Try Out ya, nah kebetulan aku yang ngawas kelas mereka itu. Mau tau apa yang terjadi, tetep aja sih mereka kurang begitu peduli. Pada saat seperti itu sempet-sempetnya ngobrol, maenin HP, bahkan bercanda. Kalo nyontek sih udah biasa. Tapi setidaknya mereka nanya sana sini tuh sambil belajar juga, meskipun cara mereka salah. Tapi ketika mereka nanya ke aku, ya aku bilang aja gk tau, hehe.
Mudah-mudahan mereka bisa berubah. Kasihan ama kedua orang tuanya yang sudah kerja keras untuk membiayai pendidikan mereka. Hmmh..
Thursday, October 27, 2011
Sepucuk surat untuk sahabat
Sahabat,
Tiga tahun lamanya kita bersama dalam satu kostan
Tiga tahun lamanya telah kita ukir kenangan
Pepatah sudah sering mengatakan
Setiap pertemuan pasti ada perpisahan
Sahabat,
Masih ingatkah ketika kita berangkat kuliah bersama
Masih ingatkah ketika kita makan bersama
Semuanya masih terekam dalam otakku
Tak akan kulupa hingga akhir waktuku
Sahabat,
Aku tau cobaanmu sekarang begitu berat
Namun seberat apapun itu kau tak boleh patah semangat
Teruslah berjuang sobat
Niscaya semua targetmu akan kau dapat
Sahabat,
Aku disini terus berdoa untukmu
Semoga kesehatan senantiasa terus menyertaimu
Semoga semangat terus berkobar di dadamu
Semoga sukses selalu
Sahabatmu,
Fathur
Wednesday, October 26, 2011
Hak VS Kewajiban
Sempet aku baca prinsip-prinsip demokrasi tuh seperti ini,
Contoh lain, dalam hal berbicara. Sekarang ini kan banyak orang yang ngomong seenaknya, apalagi gosip. Gosip itu kan belum jelas kebenarannya. Oke, berbicara memang hak kita semua, tapi jangan sampai melupakan kewajiban kita untuk menghormati dan menghargai orang lain. Jangan sampai ada kata-kata pelecehan yang keluar dari mulut kita.
Sekarang banyak sekali kelompok-kelompok yang melakukan demonstasi, mulai dari buruh, mahasiswa, sampai guru pun ikut berdemonstasi menuntut hak mereka. Tapi coba tanya pada diri kita sendiri apakah kita sudah melaksanakan kewajiban kita? Kalau belum, apakah pantas saya menuntut hak saya, sementara kewajibannya belum dilakukan?? Guru kan kewajibannya mendidik, apakah guru sudah melaksakan kewajibannya untuk mendidik para siswa dengan sebaik-baiknya??
Semua orang punya hak menjadi kaya, sehingga banyak orang yang meminta dan memohon kepada Allah agar menjadi orang yang kaya. Sekarang coba renungkan, apakah kita pantas meminta sesuatu yang menjadi hak kita, namun kewajiban kita kepada-Nya seperti sholat lima waktu, puasa ramadhan, dsb, sudah kita lakukan.
Jadi mari kita benahi diri kita agar jangan menjadi orang yang terus-terusan menuntut hak-nya tanpa memperdulikan kewajibannya sudah dilakukan atau belum. ^_^
- Kedaulatan rakyat;
- Pemerintahan berdasarkan persetujuan dari yang diperintah;
- Kekuasaan mayoritas;
- Hak-hak minoritas;
- Jaminan hak asasi manusia;
- Pemilihan yang bebas dan jujur;
- Persamaan di depan hukum;
- Proses hukum yang wajar;
- Pembatasan pemerintah secara konstitusional;
- Pluralisme sosial, ekonomi, dan politik;
- Nilai-nilai toleransi, pragmatisme, kerja sama, dan mufakat.
Contoh lain, dalam hal berbicara. Sekarang ini kan banyak orang yang ngomong seenaknya, apalagi gosip. Gosip itu kan belum jelas kebenarannya. Oke, berbicara memang hak kita semua, tapi jangan sampai melupakan kewajiban kita untuk menghormati dan menghargai orang lain. Jangan sampai ada kata-kata pelecehan yang keluar dari mulut kita.
Sekarang banyak sekali kelompok-kelompok yang melakukan demonstasi, mulai dari buruh, mahasiswa, sampai guru pun ikut berdemonstasi menuntut hak mereka. Tapi coba tanya pada diri kita sendiri apakah kita sudah melaksanakan kewajiban kita? Kalau belum, apakah pantas saya menuntut hak saya, sementara kewajibannya belum dilakukan?? Guru kan kewajibannya mendidik, apakah guru sudah melaksakan kewajibannya untuk mendidik para siswa dengan sebaik-baiknya??
Semua orang punya hak menjadi kaya, sehingga banyak orang yang meminta dan memohon kepada Allah agar menjadi orang yang kaya. Sekarang coba renungkan, apakah kita pantas meminta sesuatu yang menjadi hak kita, namun kewajiban kita kepada-Nya seperti sholat lima waktu, puasa ramadhan, dsb, sudah kita lakukan.
Jadi mari kita benahi diri kita agar jangan menjadi orang yang terus-terusan menuntut hak-nya tanpa memperdulikan kewajibannya sudah dilakukan atau belum. ^_^
Tuesday, October 25, 2011
Tanggapan dari berita "Tukang Kebun Bobol Pengamanan Paspampres"
Berita yang aku baca seperti ini:
Acara pembukaan ASEAN Fair di kawasan Nusa Dua, Bali, Senin (24/10) pagi, diwarnai kejadian memalukan di depan para Menteri Pertahanan se-ASEAN, atas bobolnya pengamanan kepresiden. Tiba-tiba saja seorang tukang kebun yang mengendarai sepeda onthel menembus barikade pengamanan hingga berada tepat di depan panggung Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Tanggapan:
Aku mengamati bahwa kejadian ini persis seperti kisah malin kundang yang malu dengan ibunya sendiri gara-gara ketika bertemu tampilan ibunya yang seperti orang susah sampai-sampai malin kundang tidak mau mengakui itu ibunya. Disini sangat jelas sekali bahwa terjadi kesenjangan sosial antara orang yang berada di kelas atas dan orang yang berada di kelas bawah. Padahal aku pikir kalo waktu itu presiden mengajak bicara tukang kebun tersebut maka pamor presiden akan naik karena hal itu akan menimbulkan anggapan yang baik bagi masyarakat.
Acara pembukaan ASEAN Fair di kawasan Nusa Dua, Bali, Senin (24/10) pagi, diwarnai kejadian memalukan di depan para Menteri Pertahanan se-ASEAN, atas bobolnya pengamanan kepresiden. Tiba-tiba saja seorang tukang kebun yang mengendarai sepeda onthel menembus barikade pengamanan hingga berada tepat di depan panggung Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Tanggapan:
Aku mengamati bahwa kejadian ini persis seperti kisah malin kundang yang malu dengan ibunya sendiri gara-gara ketika bertemu tampilan ibunya yang seperti orang susah sampai-sampai malin kundang tidak mau mengakui itu ibunya. Disini sangat jelas sekali bahwa terjadi kesenjangan sosial antara orang yang berada di kelas atas dan orang yang berada di kelas bawah. Padahal aku pikir kalo waktu itu presiden mengajak bicara tukang kebun tersebut maka pamor presiden akan naik karena hal itu akan menimbulkan anggapan yang baik bagi masyarakat.
Monday, October 24, 2011
Wanita yang baik itu....???
Beberapa hari yang lalu aku ditanya oleh seseorang mengenai wanita yang baik itu seperti apa??? Inilah jawabannya.
Aku akan membaginya menjadi 4 konteks.
A. Sebagai Individu
Jika tinjauannya sebagai individu, maka yang menjadi parameter adalah bagaimana hubungannya dengan Allah sebagai sang Khalik dan hubungannya dengan orang lain sebagai individu. Seorang wanita yang baik akan senantiasa berusaha menjalankan segala yang diperintahkan-Nya dan menjauhi segala yang dilarang-Nya baik dalam hablum minallah-nya maupun hablum minannas-nya. Aku menggarisbawahi kata berusaha karena menurut pandangan saya, setiap manusia pasti pernah melakukan kesalahan baik laki-laki maupun wanita, bahkan Nabi sendiripun pernah melakukan kesalahan. Nah, setelah melakukan kesalahan tersebut, wanita yang baik akan selalu berusaha memperbaiki dirinya dengan bertaubat dan berjanji tidak akan mengulangi kesalahan yang sama.
B. Sebagai Anak
Jika tinjauannya sebagai anak, maka yang menjadi parameter adalah bagaimana hubungannya dengan kedua orang tuanya. Wanita yang baik adalah wanita yang senantiasa berbakti kepada kedua orang tuanya, tidak mengeluh ketika disuruh, tidak membantah ketika diberi pepatah, dan selalu berusaha mengabulkan keinginan baik kedua orang tuanya.
C. Sebagai Istri
Jika tinjauannya sebagai istri, maka yang menjadi parameter adalah bagaimana hubungannya dengan sang suami. Wanita yang baik adalah wanita yang senantiasa berbakti kepada suaminya namun tidak melupakan kedua orang tuanya, selalu berusaha menyenangkan suaminya baik dikala suka maupun duka serta dikala senang maupun susah.
D. Sebagai Ibu
Jika tinjauannya sebagai ibu, maka yang menjadi parameter adalah bagaimana hubungannya dengan anak-anaknya. Wanita yang baik adalah wanita yang senantiasa berusaha merawat, menjaga, dan membimbing anak-anaknya baik dalam hal akhlaknya, kesehatannya, maupun pendidikannya.
Itu pendapat saya, jika ada masukan silakan memberikan komentar.
Aku akan membaginya menjadi 4 konteks.
A. Sebagai Individu
Jika tinjauannya sebagai individu, maka yang menjadi parameter adalah bagaimana hubungannya dengan Allah sebagai sang Khalik dan hubungannya dengan orang lain sebagai individu. Seorang wanita yang baik akan senantiasa berusaha menjalankan segala yang diperintahkan-Nya dan menjauhi segala yang dilarang-Nya baik dalam hablum minallah-nya maupun hablum minannas-nya. Aku menggarisbawahi kata berusaha karena menurut pandangan saya, setiap manusia pasti pernah melakukan kesalahan baik laki-laki maupun wanita, bahkan Nabi sendiripun pernah melakukan kesalahan. Nah, setelah melakukan kesalahan tersebut, wanita yang baik akan selalu berusaha memperbaiki dirinya dengan bertaubat dan berjanji tidak akan mengulangi kesalahan yang sama.
B. Sebagai Anak
Jika tinjauannya sebagai anak, maka yang menjadi parameter adalah bagaimana hubungannya dengan kedua orang tuanya. Wanita yang baik adalah wanita yang senantiasa berbakti kepada kedua orang tuanya, tidak mengeluh ketika disuruh, tidak membantah ketika diberi pepatah, dan selalu berusaha mengabulkan keinginan baik kedua orang tuanya.
C. Sebagai Istri
Jika tinjauannya sebagai istri, maka yang menjadi parameter adalah bagaimana hubungannya dengan sang suami. Wanita yang baik adalah wanita yang senantiasa berbakti kepada suaminya namun tidak melupakan kedua orang tuanya, selalu berusaha menyenangkan suaminya baik dikala suka maupun duka serta dikala senang maupun susah.
D. Sebagai Ibu
Jika tinjauannya sebagai ibu, maka yang menjadi parameter adalah bagaimana hubungannya dengan anak-anaknya. Wanita yang baik adalah wanita yang senantiasa berusaha merawat, menjaga, dan membimbing anak-anaknya baik dalam hal akhlaknya, kesehatannya, maupun pendidikannya.
Itu pendapat saya, jika ada masukan silakan memberikan komentar.
Subscribe to:
Posts (Atom)